Apa Arti Syahadat Yang Sebenarnya ?

Pak Ustad, saya mau bertanya :  Apa manfa’at dan makna syahadat ?  Adakah syarat, rukun, pembatalan dari syahadat itu ?  Mohon diuraikan.

Penjelasan Dua Kalimat Syahadat

dua kalimat syahadat Apa Arti Syahadat Yang Sebenarnya ?

1. Sahadat artinya kesaksian. Kesaksian bahwa tiada Allah selain Allah itu sendiri, dan Nabi Muhammad adalah utusanNYA. Sahadat ini tolak ukur seseorang dianggap sebagai muslim atau tidak. Jika dia mau bersaksi/bersahadat lahir-batin maka dia menjadi muslim, bila tidak dia tidak dianggap sebagai muslim.

2. Sahadat adalah rukun atau tiang (agama) Islam yang pertama. Kedua shalat, ketiga zakat, keempat puasa, dan kelima haji. Tanpa didahului sahadat ibadah-ibadah lainnya termasuk keempat rukun selain sahadat di atas tidak sah. Misal saja orang non muslim melakukan shalat, puasa, dll, maka ibadah-ibadahnya tersebut tidak diterima. Sahadat yang dilakukan seseorang otomatis menjadi batal jika dia melakukan hal-hal yang menjadikannya kafir. Misal, ia tidak mengakui kenabian Muhammad saw, tidak mengakui bahwa puasa Ramadan itu wajib, dll maka syahadat nya batal.

shalat sempurna, shalat nabi, sholat nabi, shalat berjamaah, sholat berjamaah, shalat khusyu, sholat khusyu, tentang shalat, tentang sholat, bacaan shalat, bacaan sholat

Ade Humaidi

Ade Humaidi adalah turobu aqdamikum artinya debu yang melekat di telapak kakimu. Manusia apes yang ingin berbagi pengetahuan, pengalaman, imajinasi, kesan dan pesan di dunia maya. Semoga tulisan kami berguna bagi para pembaca...

Islam » Pendidikan » » » » » » » » » arti syahadat, dua kalimat syahadat dan artinya, 2 kalimat syahadat dan artinya, syahadat artinya, bacaan dua kalimat syahadat dan artinya, arti dua kalimat sahadat, Arti sahadat
Tulisan Sebelumnya
«
Tulisan Selanjutnya
»

7 Komentar "Apa Arti Syahadat Yang Sebenarnya ?"


  1. yoga says:

    makna bersaksi itu apa?penyaksian yang bagaimana/

    • Ade Humaidi says:

      bersaksi : menyatakan (mengakui) dng sesungguhnya

    • Indra Irawan says:

      Bersaksi adalah mengakui bahwa sesuatu yang dimaksud memang benar adanya. Dengan sadar sepenuhnya, baik akal maupun hatinya. Dan bisa mempertanggung jawabkan apa yang dibenarkan tersebut, terutama untuk dirinya sendiri. Bersyahadat bagi seorang muslim tidak perlu disaksikan oleh seseorang, kecuali seorang kafir yang ingin menjadi muslim.

  2. Agus Salim says:

    Yang namanya bersaksi itu harus ketemu, jika tidak maka saksi palsu

    • iklan says:

      hehehehe jadi menurut bapak agus nih memang harus ketemu yah. kalo dinalar sich bener juga hehehhe. trus kalo kita-kita ini berarti masih bersaksi aspal yah hehehehe, susah pak agus kalo pengen bisa bersaksi beneran, trus gimana hayo hehehehe

  3. Galih says:

    Misalkan qta bersaksi di pengadilan negeri tentang perkara kejahatan pencurian, dan qta didatangkan sebagai saksi, dan ketika ditanay oelh hakim qta mengakui qta menyaksikan kejahatan tersebut.. namun.. qta tidak pernah menyaksikan aksi kejahatan tersebut sebelumnya.. apakah kesaksian qta ‘sah’?


Silahkan Tinggalkan Komentar Anda