Berikut ini bacaaan shalawat, manfaat dan keutamaan serta cara mengamalkannya. Semoga Allah SWT meridhoi usaha kami ini dan bermanfaat bagi kaum muslimin muslimat. Tidak lupa kami meminta saran dan perbaikan dari para pembaca dan pengunjung Blog Berbagi Ilmu di Dunia Maya ini serta mohon doa semoga tulisan ini menjadi amal jariyah khususnya bagi diri kami, sanak keluarga, guru-guru, teman-teman dan jama’ah.
SHALAWAT BADAWIYAH
Dibaca dikala dalam keadaan susah atau menghadapi bahaya khusus atau umum. Dibaca dengan berulang-ulang sampai mendapatkan ketenangan batin.
ALLAAHUMMA SHALLI WA SALLIM WABAARIK ‘ALAA SAYYIDINAA WA MAULAANAA MUHAMMADIN SYAJARATIL ASHLINNURAANIYYAH. WA LAM’ATIL QABDLATIRRAHMAANIYYATI. WA AFDLALIL KHALIIQATIL INSAANIYYATI WA MA’DANIL ASRAARIRABBAA NIYYATI. WA KHAZAA INIL’ULUUMIL ISHTHIFAA IYYATI. SHAAHIBIL QABDLATIL ASHLIYYATI WAL BAHJATIS SANIYYATI WARRUTBATIL ‘ALIYAATI. MAN INDARAJATIN ABIYYUUNA TAHTA LIWAA IHI. FAHUM MINHU WAILAIHI. WA SHAALI WA SHAHBIHII ‘ADADA MAA KHALAQTA WA RAZAQTA. WA AMATTA WA AHYAITA ILAA YAUMI TUB’ATSU MAN AFNAITA WA SALLIM TASLIIMAN KATSIIRAN ILAAYAUMIDDIIN WAL HAMDU LILAAHI RABBIL ‘AALAMIINA.
Artinya : “Ya Allah, curahkan kesejahteraan dan keselamatan serta barokah atas junjungan dan tuan kami Muhammad tumbuhan yang berasal dari cahaya kemilauan genggaman (Allah) yang bersifat belas kasih dan seutama-utama makhluk manusia, semulia-mulia rupa jasad dan pusat segala rahasia ke Tuhanan dan penyiapan segala ilmu terpilih, pemilik genggaman keaslian, kemilaian yang indah dan derajat yang luhur, yang semua Nabi berteduh di bawah panjinya, maka para Nabi bersumber dari padanya dan akan kembali kepadanya pula. Dan limpahkanlah pula kesejahteraan, keselamatan dan barokah atasnya dan segenap keluarga serta sahabat-sahabatnya sebanayak ciptaan dan rezki-Mu, yang Engkau matikan dan Engkau hidupkan hingga hari dibangkinkan segala yang telah Engkau binasakan. Dan berilah keselamatan dan kesejahteraan sebanyak-banyaknya hingga hari kiamat; dan segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam”.
SHALAWAT KAMILAH (NARIYAH TAFRIJIYAH)
Dibaca dikala ingin mendapatkan hajat; mohon agar hajatnya tercapai. Bila dibaca 4444 kali, lalu mohon dikabulkan hajatnya.
ALLAAHUMMA SHALLI SHALAATAN KAAMILATAN WA SALIIM SALAAMAN TAAMMAN ‘ALAA SAYYISINAA MUHAMMADINILLADZII TANHALLU BIHIL UQADU WATANFARIJU BIHILKURABU WA TUQDLAA BIHIL HAWAA – IJU WA TUNAALU BIHIRRAGHAA – IBU WA HUSNUK KHAWAATIMI WA YUSTASQAL GHAMAAMU BIWAJHIHIL KARIIM. WA’ALAA AALIHII WA SHAHBIHII FII KULLI LAMHATIN WANAFASIN BI’ADADI KULLI MA’LUUMIN LAKA YAA RABBAL ‘ALLAMIINA.
Artinya : “Ya Allah, semoha Engkau mencurahkan rahmat yang sempurna, dan salam yang sempurna atas Nabi Muhammad saw., yang menjadi sebab terlepasnya keruwetan dan hilangnya kesusahan, terpenuhinya segala hajat, dan tercapainya segala yang disukai, han husnul khatimah, dan turunnya hujan dari awan, berkat keagungan dan kemuliaan Nabi Muhammad saw., dan kepada keluarganya, shahabat-shahabatnya pada tiap-tiap mata melirik, dan tiap-tiap jiwa bernafas, dengan jumlah yang Engkau ketaui. Ya Allah Pemelihara Alam Semesta”.
FADLILAHNYA :
Shalawat tersebut dinamakan shalawat “Kamila – atau Nariyah – atau Tafrijiyah:.
Adapun fadlilahnya adalah besar sekali bagi siapa yang mengamalkan membacanya dengan cara yang telah ditentukan.
Pertama : Jika seseorang mempunyai hajat yang besar maupun yang kecil, dimana hajat itu agar benar-benar dapat sukses dan tercapai secara gilang gemilang, maka bacalah shalawat tersebut sebanyak 4444 x, lalu mohon dikabulkan hajatnya……maka berhak fadlilahnya insya Allah dapat berhasil.
Kedua : Selain itu juga mempunyai faedah yang besar sekali, yaitu untuk melapangkan kesempitan.
Ketiga : Dapat berfaedah untuk menghasilkan segala hajat dunia dan akhirat. Untuk menghasilkan urusan yang disenangi maupun perkara yang dibencinya.
Maka baiklah untuk diamalkan setiap seusai shalat fardlu sebanyak 11 kali. Atau amalkanlah shalawat itu setiap hari secara routin (tetap) sebanyak 41 atau 100 kali.
SHALAWAT MOHON TAMBAHNYA KENI’MATAN LAHIR DAN BATIN
ALLAAHUMMA SHALLI WASALLIM WAZID WA AN’IM WATAFADLDLAL WABAARIK BIJALAALIKA WAKAMAALIKA ‘ALAA ZAINI ‘IBAADIKA WA ASYRAFI ‘IBAADIKA SAYYIDIL ‘ARABI WAL ‘AJAMI WAIMAAMI THAIBATA WAL HARAMI SAYYIDINAA WAMAULAANAA MUHAMMADIN WA ‘ALAA AALIHI WASHAHBIHI WASALLIM WARADLIYALLAAHU TABAARAKA WATA’AALAA ‘AN KULLI SHAHAABATI RASUULILLAAHI AJMA’IIN.
Artinya : “Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan, keselamatan dan tambahkanlah, berilah kami keni’matan dan utamakanlah dan berilah barokah dengan keagungan-Mu dan kesempurnaan-Mu atas cahaya hamba-hamba-Mu dan semulia-mulia hamba-Mu penghulu tanah Arab dan ‘Ajam (A-sing), pemimpin Thaibah dan Haram, penghulu dan pemimpin kami Nabi Muhammad, para keluarga dan sahabatnya. Dan berikanlah keselamatan dan redla Allah Yang Maha Suci dan Maha Luhur atas sekalian sahabat Rasulullah”.
Fadlilahnya, jika shalawat tersebut dibaca terus menerus akan benar-benar akan memperoleh dan merasakan keni’matan lahir dan batin.
SHALAWAT KAMALIYAT YANG LAIN
Shalawat kamaliyat di bawah ini, sedapat-dapatnya hendaklah kita jadikan wirid (bacaan sehari-hari dan malamnya), karen ia mengandung fadlilah yang amat penting juga sebagaimana dikemukakan Ash-Shawi : “Bahwa siapa yang mau mengamalkan membacanya maka akan mendapat pahala yang tak terhingga…..”.
Inilah lafadhnya shalawat :
ALLAHUMMA SHALLI WA SALLIM WA BAARIK ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA ‘ALAA AALIHI ‘ADADA KAMAALILLAAHI WA KAMAA YALIIQU BIKAMAALIHI.
Artinya : “Ya Allah, limpahkanlah rahmat, keselamatan dan berkah kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw. dan keluarganya, sebanyak bilangan kesempurnaan Allah, sebagaimana yang patut dengan kesempurnaan-Nya”.


Mengapa Darah Haram Dimakan ?
Uang Sebagai Alat Memotivasi Diri
Nasehat seorang Sahabat : BENCI dan CINTA SEKEDARNYA SAJA
KISAH SEORANG LAKI-LAKI DENGAN 4 ISTRI

tri ksh kang atas info pengthnx.smg skss
Jgn asal bilang fadhilahnya ini itu dong harus juga ada hadist pendukungnya walaupun itu hadist mau’du gpp lah, ingat akhi asal ibadah itu haram sampai ada dalil yg membolehkannya, jgn dibalik….spt kebiasaan aswaja koplak.
Anda sudah menghina Aswaja dengan menyebut mereka koplak. siapa anda?
aww, ada pembaca yang bisa baca bahasa Ara-nya ada yang hanya bisa baca latin-nya atau keduanya, terlepas dari kontroversi para pihak dalam memahami dan mengamalkan shalawat tersebut, ALLAH MAHA TAHU niat hambanya, tolong penulisan ejaan latinnya dikoreksi lagi, ada yang kurang pas (rujuk saja cara penulisan pada AL-Quran yang ada transliterasinya). Maaf sekedar saran. Waas.
sulit memang menulis bahasa arab dengan tulisan latin, jadi kami menulis yang kami bisa saja. untuk selebihnya kami harapkan para pembaca sudi kiranya belajar membaca tulisan arab karena banyak manfaatnya.
ini mah wahabi cs nyang ngomong bang…jangan di ladenin…emang die pasti nongol di mane aje, kan wahaby di ciptain emang buat pembuka jalan Biang nye WAHABY , yaitu DAJJAL LA’NATULLAH…Kiamat dah bentar lagi…
Terimakasih mas ade, kalau boleh saya minta amalan doa dzikir yang lengkap, terimaksih sebelumnya.
Wassalam
ada amalan dalam situs saya seperti wirid, dzikir, doa-doa, selawt dll. silahkan diamalkan dan dibaca
terima kasih mas,
saya mau minta tolong untuk do’a untuk menghapus semua dosa yang kita prbuat slma d dunia.
Wasalam
Ya TAUBAT kpd ALLAH SWT dengan TAUBTAN NASUHA Mas Riski…
Perbanyak istighfar untuk diri kita & kedua ortu, jalankan perintah jauhi larangan, plus jauhi amalan orang2 faham WAHABY yang selalu menghina islam indonesia yang sudah ratusan tahun aqidah dan amalannya terjaga dengan baik…Mereka adalah tanda2 akan turunnya DAJJAL…Maaf kita sama2 belajar yah…
Mohon maaf akhy,mau tanya….. Ash-Shawi itu siapa yaaa?
salah seorang dari para ulama yang mengarang atau menyusun kalimat-kalimat pujian atau shalawat. Imam Ash-Shawi.
Coba sama – sama kita perhatikan arti dari Shalawat Nariyah : ……salam yang sempurna atas Nabi Muhammad saw., YANG MENJADI SEBAB TERLEPASNYA KERUWETAN dan HILANGNYA KESUSAHAN, ……
kalau yang tidak tahu artinya dan asal membacanya saja, maka ini berbahaya karena menjadikan nabi sebagai pembuka jalan dari segala kesulitan.
Ketahuilah hanya Allah-lah yang melepas dari segala kesullitan.
Shalawat ini pun tidak ada pada masa sahabat nabi, thabi’in, dan thabbi’it, lalu mengapa kita amalkan shalawat yang tidak ada tuntunannya dari Rasul kita.
Jelaslah bahwa shalawat ini termasuk bid’ah yang harus dihindarkan.
Semoga bisa menjadikan kita lebih dewasa dalam memahami ajaran Islam yang Haq..
apalagi ini? berbahaya, bid’ah, nggak ada jaman nabi, nggak ada tuntunannya.
Lagi-lagi komen kayak gini…..kalau nggak ngamalkan ya sudah, biarkan mereka yang mengamalkan, membaca selawat kepada nabinya dengan bahasa yang beragam. YANG NGGAK DEWASA YANG KOMEN KAYAK GINI.
Hey, abu hira, kamu lulusan sekolah agama dari mana? dah berapa tahun belajar agama? jawab!
sabar akhi…tetap semangat dlm berdakwah,ikhlas lillaahi ta’ala
ente ini siapa??sok tau bgt dan tulisan ente jelas2 ngawur…